Berbagi dan Menginspirasi: Guru SMP Muhammadiyah 1 Kalasan Hadir BBGTK Mendampingi di Ngemplak Sleman

Kalasan, Semangat belajar tidak hanya dimilik oleh siswa di sekolah SMP Muhammadiyah 1 Kalasan, akan tetapi guru harus selalu menanamkan semangat belajar dalam drinya. Hal inilah yang ditunjukkan oleh Ibu Noor Aini, seorang guru Matematika yang dengan antusias mengikuti kegiatan BBGTK Mendampingi di SMP Negeri 1 Ngemplak, pada hari Kamis, 7 November 2025.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) DIY ini diikuti oleh 30 guru Matematika se-Kabupaten Sleman. Dengan tema yang sama, BBGTK Mendampingi, acara ini bertujuan memperkuat peran guru sebagai pendidik profesional yang adaptif terhadap perubahan zaman.

Acara dimulai pukul 10.30 WIB dan dibuka dengan suasana penuh semangat. Setelah pembukaan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, BBGTK DIY, serta Ketua MGMP Matematika Sleman. Masing-masing menyampaikan pentingnya kolaborasi dan peningkatan kapasitas guru di era pembelajaran modern.

Hadir pula tiga narasumber dari BBGTK DIY yang membagikan berbagai program dan inovasi terbaru dalam pengembangan profesionalisme guru. Beberapa di antaranya mencakup pelatihan pembelajaran berbasis teknologi, pemanfaatan platform digital untuk mengajar Matematika, serta strategi membangun kelas yang aktif, kreatif, dan menyenangkan.

Menurut Ibu Noor Aini, kegiatan ini memberikan wawasan baru dan inspirasi segar untuk diterapkan di sekolah.

“Program-program dari BBGTK sangat bagus dan relevan dengan kebutuhan guru masa kini. Saya jadi semakin bersemangat untuk membuat pembelajaran Matematika lebih menarik bagi siswa. Selain itu, kegiatan seperti ini memberi energi baru bagi kami untuk terus berkembang,” ungkapnya dengan antusias.

Kegiatan BBGTK Mendampingi bukan hanya ajang pelatihan, tetapi juga sebagai wadah berbagi praktik baik antar guru. Setiap peserta mendapat kesempatan berdiskusi, bertukar ide, serta menyampaikan tantangan yang dihadapi di kelas. Dari situ, muncul banyak gagasan kreatif yang bisa diterapkan di sekolah masing-masing.

Program ini juga menjadi bentuk nyata dukungan BBGTK DIY terhadap peningkatan mutu pendidikan di Yogyakarta. Melalui pendekatan mendampingi, BBGTK hadir lebih dekat ke sekolah-sekolah, memastikan setiap guru mendapat pembinaan yang berkelanjutan dan sesuai kebutuhan lapangan.

Harapan dari kegiatan ini, seperti disampaikan oleh panitia, adalah agar seluruh peserta dapat menjadi agen perubahan di sekolahnya masing-masing. Guru bukan sekadar pengajar, tetapi juga inspirator yang menumbuhkan semangat belajar tanpa batas.

Bagi SMP Muhammadiyah 1 Kalasan, partisipasi Ibu Noor Aini dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah untuk terus mendorong guru-gurunya berkembang dan berdaya saing. Dengan guru yang kreatif dan inovatif, diharapkan proses belajar mengajar akan semakin menarik dan bermakna bagi siswa.

Sejumlah rekan guru dan karyawan sekolah pun memberikan komentar positif atas keikutsertaan tersebut.

“Program-program dari BBGTK sangat bagus. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa diikuti lebih banyak guru agar semakin banyak inspirasi baru yang dibawa ke sekolah,” ujar Ibu Arba salah satu rekan guru.

Melalui kegiatan ini, SMP Muhammadiyah 1 Kalasan menunjukkan bahwa semangat belajar tidak berhenti di ruang kelas. Justru di luar sekolah, para guru terus menempa diri, berjejaring, dan berbagi inspirasi. Sebab, guru hebat bukan hanya yang mengajar dengan baik, tetapi juga yang terus belajar agar mampu mendampingi generasi masa depan dengan lebih bijak dan cerdas.

Penulis: Pena MUSAKA