Prestasi Cemerlang SMP Muhammadiyah 1 Kalasan di Ajang OlympicAD 2025 Sleman

Terlihat suasana semangat dan penuh membanggakan menyelimuti keluarga besar SMP Muhammadiyah 1 Kalasan. Pasalnya, sekolah ini berhasil menorehkan prestasi gemilang di ajang Olympiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) tingkat SMP Muhammadiyah se-Kabupaten Sleman tahun 2025.
Acara ini merupakan kegiatan bergengsi yang menjadi wadah bagi para pelajar Muhammadiyah untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, baik dalam bidang akademik ataupun non-akademik.

OlympicAD tahun ini diselenggarakan oleh BKS Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sleman, dengan

 

pelaksanaan OlympicAd dibagi di beberapa lokasi. Lomba cabang mapel unggulan seperti IPA dan Matematika digelar serentak di dua titik, SMP Muhammadiyah 1 Minggir dan SMP Muhammadiyah 2 Kalasan untuk seluruh kegiatan lomba cabang Non-mapel.

Di SMP Muhammadiyah 2 Kalasan, kompetisi berlangsung dalam dua tahap, yaitu pada Sabtu, 18 Oktober 2025 untuk cabang lomba mata pelajaran (Mapel), dan Senin, 27 Oktober 2025 untuk cabang non-mapel. Dan dihadiri sekitar kurang lebih 500 peserta dari berbagai SMP Muhammadiyah di Sleman yang mengikuti ajang perlombaan. Para peserta datang dengan penuh dengan semangat, membawa nama baik sekolah masing-masing, dan selain itu tentu berharap menjadi yang terbaik.

Tujuan utama kegiatan ini adalah menjaring talenta muda terbaik tingkat kabupaten yang nantinya akan berlanjut ke tingkat provinsi hingga nasional. Selain itu, OlympicAD juga menjadi ajang pembentukan karakter pelajar Muhammadiyah agar tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia, produktif, dan siap bersaing di era digital saat ini.

Salah satu guru pendamping dari SMP Muhammadiyah 1 Kalasan, Ibu Noor Aini, yang juga mengajar mata pelajaran Matematika, turut hadir mendampingi para peserta yang mengikuti ajang perlombaan. Ia menyampaikan bahwa kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan suasana yang tertib dan penuh semangat.
“Pendaftaran peserta lomba dibuka pada pukul 07.45 WIB, lalu pembukaan resmi dimulai pada pukul 08.00 WIB. Setelah itu, peserta diarahkan ke ruangan lomba masing-masing sesuai kategori yang diikuti. Setiap peserta tampak antusias dan siap mengikuti perlombaan dengan semangat tinggi,” ujar beliau.

Setelah pengarahan teknis dan pengambilan undian, lomba pun berlangsung dengan lancar. Para siswa berkompetisi dengan sportif dan saling memberi semangat. Usai mengikuti perlombaan, para peserta diperbolehkan untuk menginggalkan tempat perlombaan pada hari Sabtu, dan sementara pengumuman pemenang dilaksanakan pada Senin, 27 Oktober 2025, bersamaan dengan lomba non-mapel lainnya.

Kerja keras dan doa yang dipanjatkan akhirnya membuahkan hasil manis. SMP Muhammadiyah 1 Kalasan berhasil meraih banyak medali dari berbagai cabang lomba. Berikut daftar lengkapnya:

Medali Perak Cabang Matematika, Nur Alivia 9A.

Medali Perak News Reading, Monica 7A.

Tilawatil Qur’an Medali Perak, Nadia Aulia 9A.

Medali Perunggu, Muhammad Wafin 7A.

Medali Perak Fahmi Qur’an, Selena 8A, Zavira 8A, dan Nur Alivia 9A.

Medali Perunggu Senam Anak Indonesia Hebat, Jessica, Cinta, Leony, Bilqis, Mikaila, Naida, dan Kaila 9A.

Medali Perak Best Practice, Ibu Nuryani Kepala Sekolah.

Mendali Perak Inovasi Pembelajaran Guru (INOBEL), Ibu Arba guru prakarya dan Ibu Aini guru Matematika.

Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa siswa SMP Muhammadiyah 1 Kalasan tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga aktif dan berprestasi dalam kegiatan non- akademik yang mengasah kreativitas, keimanan, serta kemampuan komunikasi.

Dalam sambutannya, Hendro Sucipto, Ketua BKS SMP Muhammadiyah Daerah Sleman, menyampaikan rasa bangganya terhadap semangat peserta.
“Para peserta sangat antusias dan gembira mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan bakatnya. Semangat berkompetisi secara sportif menjadi pemandangan utama sepanjang kegiatan,” ungkapnya.

Acara ini juga dihadiri oleh beberapa tokoh penting dari Muhammadiyah, seperti Agus Yulianto dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah, serta perwakilan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, yaitu Bu Sarjilah, Pak Agung Prihantoro, dan Bu Tsania.
Turut hadir pula Bu Heriyati dari Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PWM DIY, yang bertindak sebagai juri untuk kategori Best Practice Kepala Sekolah.

Kehadiran para tokoh tersebut menambah semarak dan wibawa acara. Selain sebagai bentuk dukungan, mereka juga memberikan motivasi agar pelajar Muhammadiyah terus menorehkan prestasi dan berkontribusi untuk kemajuan pendidikan Islam di Indonesia.

Bagi SMP Muhammadiyah 1 Kalasan, keikutsertaan dalam OlympicAD di tahun 2025 ini, bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga tentang proses belajar, kebersamaan, dan semangat pantang menyerah.
Menurut Ibu Noor Aini, kegiatan ini sangat berkesan dan memberi pengalaman berharga bagi seluruh peserta. “Kami sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian ini. Para siswa yang mengikuti lomba sudah berusaha dengan maksimal, dan hasilnya pun luar biasa. Kalau saya diminta memberi nilai untuk acara ini, saya beri 9 dari 10,” ujarnya sambil tersenyum.

Beliau juga berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan setiap tahunnya agar semakin banyak siswa yang termotivasi untuk berprestasi dan mengembangkan potensi diri. “Mudah-mudahan tahun depan SMP Muhammadiyah 1 Kalasan bisa lebih banyak lagi membawa pulang medali,” tambahnya optimis.

Prestasi yang diraih di OlympicAD 2025 menjadi bukti nyata bahwa semangat belajar, kerja keras, dan dukungan dari guru serta sekolah mampu membawa hasil yang membanggakan. SMP Muhammadiyah 1 Kalasan telah menunjukkan bahwa menjadi pelajar Muhammadiyah berarti tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak dan berprestasi.
Semoga semangat juang ini terus terpelihara, dan semakin banyak siswa yang siap mengharumkan nama sekolah di ajang-ajang bergengsi berikutnya.

Penulis: Pena MUSAKA

 

 

Link SPMB MUSAKA 2026-2027:
https://bit.ly/SPMB_Musaka2026-2027