5 Strategi Efektif Mengatasi Rasa Malas Belajar Menjelang Ujian Akhir

Penulis: Tim Redaksi Sekolah | Kategori: Tips Belajar

Ujian Akhir Semester (UAS) sudah di depan mata. Kalender akademik menunjukkan sisa waktu kurang dari dua minggu. Namun, bukannya semangat membuka buku, rasanya berat sekali beranjak dari kasur. Buku pelajaran di atas meja hanya dipandangi, sementara tangan justru asyik scroll media sosial.

Apakah kamu pernah—atau sedang—merasakan hal ini? Tenang, kamu tidak sendirian.

Rasa malas menjelang ujian biasanya bukan karena kamu tidak mampu, melainkan karena kamu merasa terbebani (overwhelmed) melihat banyaknya materi yang harus dipelajari. Otak merespons tekanan ini dengan cara “lari” atau menunda-nunda.

Untuk membantumu kembali ke jalur yang benar, berikut adalah 5 strategi ampuh mengatasi rasa malas belajar:

1. Gunakan Teknik “5 Menit cukup

Langkah terberat dalam belajar adalah memulainya. Seringkali kita berpikir, “Duh, harus belajar 3 jam nih,” dan pikiran itu membuat kita malas duluan.

Cobalah tipu otakmu dengan berkata: “Oke, aku cuma akan baca buku ini selama 5 menit. Kalau bosan, aku berhenti.” Biasanya, setelah kamu berhasil memulai 5 menit pertama, rasa malas akan hilang dan kamu justru keterusan belajar karena sudah masuk ke dalam fase fokus.

2. Pecah Materi Menjadi Bagian Kecil (Chunking)

Melihat satu buku tebal Sejarah atau Biologi memang mengerikan. Strateginya, jangan lihat bukunya secara utuh, tapi pecah menjadi target-target kecil.

  • Salah: “Malam ini aku harus hafal bab Perang Dunia II.”

  • Benar: “Malam ini aku cuma mau baca sebab-sebab terjadinya perang saja.”

Ketika targetnya kecil, otak menganggapnya sebagai tugas yang mudah (“Ah, gampang ini mah!”), sehingga rasa malas pun berkurang.

3. Terapkan Teknik Pomodoro

Belajar maraton 4 jam non-stop justru tidak efektif dan membuat otak cepat lelah (burnout). Cobalah teknik Pomodoro:

  • Pasang timer selama 25 menit untuk fokus belajar total (tanpa HP!).

  • Setelah timer bunyi, istirahat 5 menit (cek HP, minum, regangkan badan).

  • Ulangi siklus tersebut.

Istirahat singkat ini menjaga otak tetap segar dan membuat sesi belajar terasa lebih ringan.

4. Ubah Cara Belajar: Jangan Cuma Membaca!

Membaca buku teks berulang-ulang adalah cara belajar yang paling pasif dan membosankan. Wajar jika kamu jadi mengantuk. Cobalah belajar aktif:

  • Kerjakan latihan soal tahun lalu.

  • Buat ringkasan mind-map warna-warni.

  • Jelaskan materi tersebut kepada teman atau bahkan ke tembok kamar seolah-olah kamu adalah gurunya (Feynman Technique).

Ketika tubuh dan pikiranmu aktif bergerak, rasa kantuk dan malas akan menyingkir.

5. Singkirkan “Musuh” Terbesar: Notifikasi HP

Mari jujur, berapa kali kamu berhenti belajar hanya karena ada satu notifikasi masuk? Letakkan HP di ruangan lain atau aktifkan mode “Do Not Disturb” atau “Focus Mode”.

Jika kamu butuh HP untuk melihat materi, matikan data seluler atau Wi-Fi untuk sementara agar tidak tergoda membuka aplikasi lain. Ingat, feed Instagram temanmu bisa ditunggu, tapi waktu ujian tidak akan menunggu.